Sabtu, 27 September 2014


JIKA MEMANG MILIKKU, PASTI AKAN KEMBALI PADAKU
Saat diri sulit untuk lari dari masa lalu, aku selalu berdoa agar aku mampu melupakannya. Meski ruang dan waktu sudah terpisah sangat jauh, namun bayang masa lalu selalu menipu. Usai solat seperti biasa aku selalu berdoa. Berdoa agar aku dapat melupakannya. Semua yang datang silih dan berganti, hanya keikhlasan yang menemani.
Beberapa hari yang lalu aku kehilangan kacamata pink yang aku suka. Entah karena kelalaian atau musibah yang mengandung pringatan untuk waspada. Beberapa waktu tak lama setelahnya, cincin yang ku jaga baik-baik pemberian Ibu sebelum merantau juga raib luput dari pandangan. Jari manis yang mulai kurus tak mampu menahan kepergian cincin inisial D tanpa pamit. beberapa hari kemudian, aku lupa lagi dengan jam tangan warna putih yang selalu mengingatkan waktu-waktu dalam perjalananku, entah ada dimana. Aku hanya mencari sekilas dan belum menemukannya.
Aku biarkan saja. Sampai akhirnya usai solat dhuhur, saat aku berdoa seperti biasa. Berdoa agar dapat melupakannya. Aku menyuguhkan kegalaunku pada-Nya. Menyajikan kegundahan dan memohon agar bisa melupakannya. Saat hening menyelimuti, aku mendengar bunyi detak jam. Di kamar tidak ada jam dinding, apa mungkin itu jam tanganku. Segera kucari sumber bunyi tersebut. Di almari, di tas dan semua sudut. Hampir aku tak mendengar detakannya lagi. Hampir saja aku menduga dia pun pergi meninggalkanku. Tapi ternyata dia kembali, di sela-sela tumpukan buku antara meja dan almari. Sambil tersenyum, aku mengusap wajah kaca. Engkau kembali.
Jika memang milikku, suatu saat engkau pasti akan kembali padaku. Ya Allah, ku ulangi lagi kalimat yang baru saja keluar dari bibirku. Ya Allah, itu kah jawaban dari Mu. Tanpa sadar aku bicara seperti itu. Sesaat aku merenung dan menatap diri tajam. Namun, aku sadar semua ini milik-Mu, pasti kembali pada-Mu. Dia tidak akan kembali padaku tanpa izinmu. Maka dengan ini aku menengadah, aku berlutut, bersimpuh kepada-Mu, seraya meminta pada-Mu. Jika dia milikku, kembalikan dia padaku. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar