Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Kamis, 2 Agustus 2012 | 16:15 WIB
JENEWA, KOMPAS.com - Tanggal 4 Juli 2012 lalu, Organisasi Riset
Nuklir Eropa (CERN) mengumumkan keberhasilan menemukan partikel mirip partikel
Higgs atau "partikel tuhan".
Partikel
tersebut diburu sejak lama dan dianggap satu elemen yang hilang dalam Model
Standar Fisika Partikel.
Diungkapkan
dalam konferensi pers di Jenewa bulan lalu bahwa belum jelas apakah partikel
yang ditemukan merupakan partikel Higgs atau bukan. Ada juga kemungkinan bahwa
partikel yang ditemukan merupakan partikel lain.
Kini,
peneliti di Large hadron Collider di perbatasan Swiss-Perancis seperti
diberitakan BBC, Rabu (1/8/2012) melaporkan, bahwa tanda eksistensi partikel
Higgs semakin kuat.
Level
kepastian adanya partikel itu adalah 5,9 sigma. Artinya, kemungkinan tak adanya
partikel Higgs atau kesalahan analisis adalah 1 dibanding 300 juta.
Signifikansi itu lebih tinggi. juli lalu, berdasarkan eksperimen ATLAS (salah satu eksperimen yang memburu partikel Tuhan di LHC), signifikansinya adalah 5 sigma, artinya kemungkinan salah 1 dibanding 3,5 juta. Eksperimen lain yaitu CMS melaporkan, bahwa signifikansi adalah 4,9 - 5 sigma.
Signifikansi itu lebih tinggi. juli lalu, berdasarkan eksperimen ATLAS (salah satu eksperimen yang memburu partikel Tuhan di LHC), signifikansinya adalah 5 sigma, artinya kemungkinan salah 1 dibanding 3,5 juta. Eksperimen lain yaitu CMS melaporkan, bahwa signifikansi adalah 4,9 - 5 sigma.
Eksistensi
partikel Higgs tak bisa dilihat. Ilmuwan mendeteksinya dengan menumbukkan
partikel pada energi tinggi untuk menghasilkan partijkel Higgs yang hanya akan
eksis dalam waktu kurang dari sedetik. Yang dilakukan ilmuwan kemudian adalah
menganalisi data yang dihasilkan.
Riset terbaru yang menghasilkan signifikansi 5,9 sigma ini dihasilkan oleh eksperimen ATLAS. Naskah hasil riset telah dimasukkan ke jurnal Physics Letters B.
Riset terbaru yang menghasilkan signifikansi 5,9 sigma ini dihasilkan oleh eksperimen ATLAS. Naskah hasil riset telah dimasukkan ke jurnal Physics Letters B.
Sementara,
hasil eksperimen CMS menunjukkan signifikansi 5 sigma, sama dengan sebelumnya.
Naskah hasil riset juga dimasukkan ke jurnal yang sama.
Dengan
hasil tersebut, kesimpulan yang bisa diambil adalah kemungkinan adanya partikel
mirip partikel higgs itu semakin besar.
Namun,
ada tidaknya partikel Higgs sendiri belum bisa ditentukan. Masih perlu
penelitian lagi apakah partikel yang terdeteksi ini memang si partikel tuhan.
Sumber :
Editor :
Benny N Joewono

Tidak ada komentar:
Posting Komentar